Showing posts with label Kisah Islami 8. Show all posts
Showing posts with label Kisah Islami 8. Show all posts

Kejujuran Saudagar Permata

Pada suatu hari, seorang saudagar perhiasan di zaman Tabiin bernama Yunus bin Ubaid, menyuruh saudaranya menjaga kedainya kerana ia akan keluar solat. Ketika itu datanglah seorang badwi yang hendak membeli perhiasan di kedai itu.

Maka terjadilah jual beli di antara badwi itu dan penjaga kedai yang diamanahkan tuannya tadi. Satu barang perhiasan permata yang hendak dibeli harganya empat ratus dirham. Saudara kepada Yunus menunjukkan suatu barang yang sebetulnya harga dua ratus dirham. Barang tersebut dibeli oleh badwi tadi tanpa diminta mengurangkan harganya tadi. Ditengah jalan, dia terserempak dengan Yunus bin Ubaid. Yunus bin Ubaid bertanya kepada si badwi yang membawa barang perhiasan yang dibeli dari kedainya tadi.

Sememangnya dia mengenali barang tersebut adalah dari kedainya. Saudagar Yunus bertanya kepada badwi itu, "Berapakah harga barang ini kamu beli?" Badwi itu menjawab, "Empat ratus dirham." Tetapi harga sebenarnya cuma dua ratus dirham sahaja. Mari ke kedai saya supaya saya dapat kembalikan wang selebihnya kepada saudara. " kata saudagar Yunus lagi. "Biarlah, ia tidak perlu. Aku telah merasa senang dan beruntung dengan harga yagn empat ratus dirham itu, sebab di kampungku harga barang ini paling murah lima ratus dirham." Tetapi saudagar Yunus itu tidak mahu melepaskan badwi itu pergi.

Read more...

Kisah Bahtera Nabi Nuh a.s Legenda Sepanjang Masa

Kisah bahtera Nabi Nuh dan banjir besar adalah salah satu legenda dunia yang diabadikan dalam sejumlah ayat-ayat Al Quran. Menurut sejumlah riwayat, Nabi Nuh as. diutus menjadi Rasul sepuluh abad setelah Nabi Adam as. Beliaulah manusia pertama yang membuat kapal untuk berlayar, tentu saja dengan petunjuk dari Allah SWT. Kapal buatannya itulah yang dikenal dengan nama Bahtera Nabi Nuh.

Pada masa itu, manusia benar-benar tenggelam dalam kesesatan dan kekafiran yang parah dengan menjadi penyembah berhala. Maka Allah Yang Maha Penyayang mengutus Nabi Nuh untuk meluruskan akidah manusia. “Sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya (dengan perintah): “Berilah kaummu peringatan sebelum datang kepada mereka azab yang pedih.” (QS Nuh : 1)

Atas perintah Allah, maka Nabi Nuh pun mulai melancarkan dakwah, mengajak kaumnya untuk menyembah Allah. Namun kaumnya yang kafir tidak mempercayainya, justru menganggap pengikut Nabi Nuh sebagai manusia yang hina. Para pemuka kafir bahkan menuduh Nabi Nuh sebagai pendusta dan orang yang sesat. (QS Hud : 27). Dengan sabar, selama 950 tahun, Nabi Nuh terus mengajak kaumnya untuk menyembah dan beribadah hanya kepada Allah. Namun yang mau menjadi pengikutnya hanya segelintir jumlahnya.

Read more...

Kelebihan Huzaifah Al-Yamani

Huzaifah Al-Yamani telah diberi oleh Rasulullah s.a.w. suatu ilmu khusus tentang mengenali orang-orang munafik serta sifat-sifatnya yang tersembunyi. Beliaulah yang pertama sekali memperkenalkan Ilmu Tasauf dan membuka jalan serta teori-teori ilmu tersebut.

Ada orang bertanya kepada Huzaifah: "Kami melihat tuan mengeluarkan kata-kata yang tidak pernah kami dengar dari sahabat-sahabat Rasulullah s.a.w. yang lain. Dari mana tuan memperolehinya?" Lalu jawabnya: "Rasulullah telah menentukannya kepadaku. Orang banyak bertanya Rasulullah s.a.w. dari hal yang baik-baik, tapi aku bertanya dari hal yang jahat-jahat agar aku mengetahuinya dan menjauhkan daripadanya. Sedang mengenai yang baik-baik aku tidak takut ketinggalan mengerjakannya. Sesungguhnya sesiapa yang tidak kenal kejahatan, ia tidak akan kenal kebaikan."

Read more...

Hari Sabtunya Orang Yahudi

"Dan tanyakanlah kepada Bani Israel tentang negeri yang terletak di dekat laut ketika mereka melanggar aturan pada hari Sabtu, di waktu datang kepada mereka ikan-ikan (yang berada di sekitar) mereka terapung-apung di permukaan air, dan di hari-hari yang bukan Sabtu, ikan-ikan itu tidak datang kepada mereka. Demikianlah Kami mencuba mereka disebabkan mereka berlaku fasik. Dan (ingatlah) ketika suatu umat di antara mereka berkata: "Mengapa kamu menasihati kaum yang Allah akan membinasakan mereka atau mengazab mereka dengan azab yang amat keras?" Mereka menjawab: "Agar kami mempunyai alasan (pelepas tanggungjawab) kepada Tuhanmu, dan supaya mereka bertakwa". Maka tatkala mereka melupakan apa yang diperingatkan kepada mereka, Kami selamatkan orang-orang yang melarang dari perbuatan jahat dan Kami timpakan kepada orang-orang yang lalim siksaan yang keras, disebabkan mereka selalu berbuat fasik. Maka tatkala mereka bersikap sombong terhadap apa yang mereka dilarang mengerjakannya, Kami katakan kepadanya: "Jadilah kamu kera yang hina". Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu memberitahukan, bahawa sesungguhnya Dia akan mengirim kepada mereka (orang-orang Yahudi) sampai hari kiamat orang-orang yang akan menimpakan kepada mereka azab yang seburuk-buruknya. Sesungguhnya Tuhanmu amat cepat siksa-Nya, dan sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dan Kami bagi-bagi mereka di dunia ini menjadi beberapa golongan; di antaranya ada orang-orang yang soleh dan di antaranya ada yang tidak demikian. Dan Kami cuba mereka dengan (nikmat) yang baik-baik dan (bencana) yang buruk-buruk, agar mereka kembali (kepada kebenaran)." (Al-A'Raaf: 63-68)

Read more...

Cinta Sejati Tsauban Terhadap Nabi

Seorang hamba sahaya bernama Tsauban amat menyayangi dan merindui Nabi Muhammad saw. Sehari tidak berjumpa Nabi, dia rasakan seperti setahun. Kalau boleh dia hendak bersama Nabi setiap masa. Jika tidak bertemu Rasulullah, dia amat berasa sedih, murung dan seringkali menangis. Rasulullah juga demikian terhadap Tsauban. Baginda mengetahui betapa hebatnya kasihsayang Tsauban terhadap dirinya.

Read more...

Kisah Islami

kisah islami, kisah teladan islam, kisah kisah tokoh islam, kisah kisah islam renungan bersama, cerita islam, alkisah islam, kisah2 islam, gambar islam, kisah keluarga islami

  © Blogger templates Newspaper III by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP